Ikut Rangkaian Acara dzikir Akbar

Alhamdulillah dengan segenap Puji bagi Allah yang Maha Raja Tunggal Sekalian Alam Semesta, dan Limpahan Shalawat atas Imam Tunggal yg terpilih memimpin di dunia dan di Akhirat, Sayyidina Muhammad SAW beserta keluarga dan Sahabat beliau, dan para penerusnya hingga akhir zaman. amiin.
habib umar
Syukur yang luar biasa kupanjatkan kehadiran ilahi karena aku bisa mengikuti acara renteten di bulan muharam ini bersama dengan sang guru yang luar biasa, sang Imam, Alhabib Al Allamah Assayyid Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidh, Guru yg selalu membimbing dengan kelembutan, dan mencirikan Kelembutan ajaran sang Nabi saw, yang siang dan malamnya adalah membimbing ratusan santri dari mancanegara, dan di akhir malamnya adalah tegak dengan kesendirian, hanya berduaan dengan Maha Raja Tunggal di Alam, dan mengakhiri malamnya dengan kedua tangan terangkat tinggi bermunajat dan mengemis curahan Rahmat bagi para muridnya, dan seluruh muslimin.

Diawali dengan melakukan niat ziarah ke luar batang yang termasuk salah satu tempat yang cukup terkenal keramat (http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_Luar_Batang).sangat berkesan sekali karena memang ini yang pertama kali ane pergi kesana . Satu hal yang ane rasakan berbeda juga pada saat keberangkatan coz motor ane yang tadinya rada ngadat dari kamis malem sampe punya rencana klo jumatnya harus diserver.heheh (service).sabtu ta paksain kesalemba yang akhirnya rencana pun berjalan. bada magrib, dengan bermodal nekat dan tekad, akhirnya berangkat dengan bertiga orang kawan menggunakan 2 motor. alhamdulillah motor normal ga ada masalah selama perjalanan dan bersyukur nyampe pas isya cuma udah ga kebagian kedalam ternyata sudah banyak jamaah disana (kebanyakan dari jamaah majelis Rasulullah Habib Munjir). Luar biasa, birahi religi ane semakin meningkat dengan suasana yang begitu khusyu, lantunan dzikir dan sholawat pun menambah tergetarnya hati ane tuk bisa ngikutin secara khusyu pula, seolah suasana itu membuat encer beberapa beban yang ada,begitu juga masalah2 ane. suasana semakin tambah khusyu ketika sang Imam habib Umar sampai kelokasi karena seperti yang disampaikan habib Munjir, beliau tertahan sampe 40 Menit tidak bisa kluar dari cidodol dikarenakan jamaah yang ingin bersalaman dengan beliau. tak terasa acara pun sudah mencapai penghujung, sekitar jam 22.45 ditutup dengan doa, satu persatu jamaah pun bubar meninggalkan mesjid, karena acara telah usai. demikian dengan ane,, tak terasa training spirit ukhrowi pun usai, sehingga perlahan dengan teman berniat tuk pulang, tapi sebelum pulang mampir dulu deh ke beberapa penjaja toko,heheh akhirnya beli sarung, peci, sorban dan jaket….

Setelah sampe di Salemba, sudah cukup larut, tapi kita berencana untuk bisa hadir pula diesok hari di kediaman habib Munzir Almusawa,di cidodol. Namun rencana kecidodolnya ane ga bareng dengan teman yang disalemba karena niatnya pulang dulu ke rumah ditangerang, tapi diperjalanan ngerasa lelah akhirnya mampir di kontrakan tuk istirahat dan berniat pulangnya sore hari saja setelah mengikuti haul di cidodol. akhirnya karena ga bisa tidur, kontak best friend yang dilombok, ya cerita-cerita dan curhat.hehe. setelah cukup akhirnya ane kontak salah satu teman untuk bisa ikut temenin ane kesana.
Setelah sampe sana kondisi pun sama, jemaah yang lebih banyak lagi memuhi jalan, tertib, teratur dan khusyu mendengarkan taujih dari habib. Ane memang terlambat sampai sana, tapi alhamdulillah masih bisa denger ceramah. ni beberapa pemahaman yang ane tangkap dari isi ceramah habib

“Tentunya sangat memprihatinkan ketika mendengar kondisi saudara-saudara kita yang ada dipalestine, di jalur gaza yang masih terus dibombardir oleh zionis yahudi yang tidak punya perasaan kemanusiaan. sudah hampir 800 orang lebih terbunuh, Ribuan orang luka-luka yang kebanyakan korbannya adalah anak-anak dan perempuan, tapi jelas mereka adalah InsyaAllah Syahid. Tapi yang sangat memprihatinkan buat kita adalah banyaknya umat islam yang menyepelekan perintah-perintah Allah, Berapa banyak yang hari ini tidak sholat shubuh secara berjamaah, atau yang tidak sholat shubuh kesiangan, atau bahkan tidak pernah melaksanakan sholat yang lima waktu. itu contoh kecil yang tentu saja patut direnungi”.

Ane sempet tercengang juga mendengar itu dari habib, klo dipikir-pikir memang apa yang disampaikan Habib memang bener banget, coz saat ini kondisi umat islam memang memprihatinkan, islam terpuruk, terkotak-kotak (bahkan karena perbedaan partai saja seolah-olah adalah musuh besar padahal sama-sama mempunyai pemahaman agama yang sama).
itulah sedikit pemahaman yang ane dapat, sayang juga datangnya terlambat tapi alhamdulillah masih bisa datang, tetep semangat……

Rankaian acara ini yang luar biasa ini adalah pada saat dimonas, Ratusan ribu bahkan sampe jutaan jamaah pada malam selasa bertumpah ruah disana. Padahal klo diliat dari kronologisnya bisa jadi sangat tidak memungkinkan karena dari minggu malem sudah hujan cukup deras. bahkan cuaca dihari senin itu memang tidak bersaja, hampir sepanjang hari mendung dan hujan kadang besar tapi gerimis terus. bada sholat maghrib hp ane berbunyi, tapi diangkat ga ada suaranya. lalu ane telp balik ternya dari telp temen salemba.

“mas ndo, antum jadi ikut ke monas ga?”, tanya teman dari salemba.
“waduh mudah2an deh, coz badan ane agak kurang enak mungkin karena kurang istirahat kali, lagi juga skg masih hujan ne, liat nanti deh” jawab ane ke temen tersebut.
“ok nanti aku kontak lagi ya”, salam jawab temen.
biasa memang klo ane balik malem, biasanya nunggu sekalian isya, dan makan dulu, karena tanggung biar sekalian santai pulangnya.
karena agak kurang enak badan, ya sudah ane cari makanan dulu (langsung aja menuju ke sop kambing deket masjid, selain enak juga murah makan disana.heheh). ketika hampir mendekati isya, karena blom masuk waktu ane manfaatin ngaji, kemudian ada kawan menghampiri
” salam akh, ke monas yu”, sambil memberikan sapaan tangannya kepada ane, yang kemudian kita pun bersamalaman.
”Walaikum salam ”, jawab ane kepadanya.
”ya tadi sih ditelp temen juga, cma klo sendiri rada segen karena agak kurang enak badan. Btw antum kesana sama siapa?, terus naek apa” tanya ane padanya.
”lagi nyari-nyari juga se, tapi biasanya ada temen disekitar mesjid sini rumahnya yang aktif kalo ada acara beginian, nanti kita bareng aja”, jawabnya
”antum bisa naek motor kan, klo bisa ya udah naek motor ane aja” tegas ane ke dia. Setelah sholat isya, ane ke atas dulu tuk ngambil jaket dan kunci motor, walaupun masih ada rasa segen juga sich tuk berangkat karena badan ga enak banget.
Ah diniatin aja berangkat dalam hati, mudah2 Allah memudahkan proses ini, sambil berucap dalam hati tuk menjemput temen tersebut didekat masjid.
Awalnya masih bimbang apa naek motor atau ngeteng saja, tapi ya sudahlah atas saran dia mending naek motor aja supaya pulangnya gampang. Diperlanan luar biasa ternya banyak sekali rombongan jamaah yang mau menuju ke Monas untuk bisa mengikuti acara dzikir akbar ini, puluhan motor, mobil pribadi bahkan bis-bis metropini pun tidak kalah ambil bagian dengan belasan penumpang yang sudah lengkap dengan atribut – atribut ibadah (peci, sarung, kerudung dll) bak santri yang mencari guru.

Semangat ane semakin menggebu-gebu, badan yang tadinya lemes seiring perjalan sudah disapu angin malam, sehingga terasa agak fresh, apalagi ketika hendak mencapai Monas, waooo luar biasa pawai motor dan mobil yang semakin bertambah banyak memecah suasana malam yang masih diguyur rintikan gerimis.namun tidak mematahkan semangat para jamaah tuh menuju pelataran bersama-sama bermunajat kepada Allah, berdzikir dan bersholawat atas nabi.
beberapa gambar dijalan ketika menuju kelokasi.

gambar2
gambar3
gambar4
gambar1

kondisi yang luar biasa dengan jamaah yang sangat banyak bersama-sama melantunkan dzikir dan sholawat memecah suasana malam itu.pada momen itu juga hadir gubernur DKI bapak H.Fauzi Bowo beserta staff, yang pada kesempatan itu beliau menyampaikan dukungan yang sebesar-besarnya dari pemprov DKI atas kegiatan-kegiatan ini ataupun yang sejenisnya. beliau menambahkan bahwa kegiatan ini sangat baik sehingga diharapkan dapat mempersatu umat sampai beliau mengakhiri sambutan bahwa umat islam harus kuat karena didalam Alquran diterangkan bahwa sebagaimana yang tertera pada surat Al-Insyirah (alam nasyroh) ayat 5-6 Allah menerangkan 2 kali bahwa Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Suasana semakin khusyu ketika sang Imam, Alhabib Al Allamah Assayyid Alhabib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidh telah hadir, yang kemudian disambung dengan beliau menyampaikan tauzih yang langsung diartikan oleh Habib Munjir dan satu orang lagi yang ane ga tau namanya. bener-bener luar biasa pa yang disampainkan oleh sang Imam yang dengan penuh semangat, teratur dan tertata (sayang ane ga bisa bahasa arab, semoga deh bisa belajar doain ya), namun berkat penterjemahan oleh Habib Munjir dan kawan beliau yang penuh semangat pula suasana semakin mantap dan khusyu. dan saat itu hujan gerimis kecillll banget, ane sempet berpikir gimana klo hujan besar bisa jadi bubar mungkin. Tapi alhamdulillah, puji syukur yang sangat kepada Allah yang telah memudahkan hamba-hamba-Nya yang sedang bermunajat kepada-Nya serta sedang berkumpul bersholawat kepada kekasih Allah, sayyidina Muhammad SAW selama acara tersebut lancar.
ta terasa acara pun telah dipenghujung, sebelum di tutup dengan doa, habib Munjir berpesan untuk tidak menyalami habib Umar karena beliau harus langsung menuju Puncak karena ada acara lagi. (kebayang ga berapa lama klo jamaah berebut untuk menyalami beliau, sampe jam berapa bisa pulang). Setelah ditutup dengan doa para jamaah pun satu-persatu meninggalkan tempat acara.
wuihhh sungguh luar biasa acara malam itu dimalam hari kerja, dengan kondisi gerimis rintik-rintik tidak melunturkan semangat para jamaah yang jumlahnya ratusan ribu bahkan bisa jadi mencapai jutaan orang tuk bisa bermuhajaah dengan para habaib,berdzikir dan bersholawat, mendengarkan maizoh2 hasanah kecuali atas kehendak Allah.
Acara pun usai tinggal menuju parkiran, kebayang susahnya keluar karena cukup banyaknya kendaraan samper ribuan mungkin, seperti motor, mobil pribadi, bahkan bis2 besar. Alhamdulillah ane parkir motor ga terlalu jauh jadi kebayang bakalan gampang kluarnya. pas nyampe motor ya tetap ja susah saking banyaknya. akhirnya ane pun kluar menuju kantor di gedung cyber kuningan, sekitar jalan 15 menitan, hujan yang tadinya selama acara cuma rintik2 saja (bahkan ketika habib umar menyampaikan tauzihnya tidak hujan yang kemudian gerimis pun turun kembali pas pada saaat doa penutup), hujan jadi deres yang membuat ane ama temen harus berenti tuk pake mantel. ya waloupun udah sedikit basah. (ngga kebayang klo hjan gede terjadi pas pada saat acara). akhirnya sampe kantor jam 1 malem bro, terbesit didalam hati ane rekan-rekan jamaah yang ikut tadi itu gimana bisa jadi ada yang lebih malem lagi mungkin dan besoknya harus kerja lagi. mudah2an Allah memudahkan urusan-urusan rekan2 yang tadi malem ikut tabliqh dzikir akbar.amiin

Coba saja seluruh Umat islam bisa kompak dan saling bahu membahu (tanggalkan kelompok2,bendera-bendera partai) tentu saja Islam mayoritas di indonesia bisa menghancurkan bangsa atau kaum kezi zionis israel. SEmoga Allah memudah kan kita semua, selalu memberi petunjuk, taufiq, hidayah serta inayah-Nya sehingga kita bisa dan mampu istiqomah tuk menjalankan semua perintah Allah dan menjauhi larangan Allah, dan kita bisa berjumpa dengan-Nya dengan Khusnul Khotimah.
amiin ya muiibassailin.

gambar1
gambar1
gambar1
gambar1
gambar1

Kunjungi Galery Nando Dalam Acara Dzikir Akbar di Monas Bersama dengan habib Munjir
klik disini

Bagi rekan-rekan yang mo download Dzikir Akbar di Monas Bersama dengan habib Munjir
Klik Disini

Category: Bebas
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>